2 Mei 2017, dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMAPOL) Indonesia melaksanakan aksi didepan Gedung Kemenristek Dikti Senayan, Jakarta.

Kami menuntut supaya pemerintah segera merevisi UU No.12 tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi karena kami menganggap bahwa UU ini menjadi landasan hukum bagi semangat privatisasi pada pendidikan tinggi. Padahal, UUD pasal 31 menyiratkan bahwa pendidikan merupakan (1) hak seluruh warga negara, (2) barang publik, dan (3) menjadi tanggung jawab negara untuk mengimplementasikanya. Namun UU Dikti selama ini justru berkebalikan, Pendidikan Tinggi kini telah di privatisasi dan peran Negara semakin kabur.


Renaldy Akbar selaku Ketua Umum HIMAPOLINDO telah melakukan audiensi dengan jajaran Dirjen Kemenristek Dikti, namun pertemuan tersebut hanyalah forum dengar pendapat. Kami dan pihak Kemenriset Dikti menyepakati ada audiensi lanjutan agar sama-sama menyiapkan draft tertulis secara lengkap dan terperinci terkait pasal-pasal dalam UU Dikti yang dirasa memberatkan mahasiswa.

Kami percaya, perjuangan mahasiswa dalam pendidikan tidak selesai hanya sampai momentum Hardiknas, perlawanan masih amat panjang, semoga semangat kita masih terjaga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s